32 Peserta Bertarung Dalam Ajang Pemilihan Duta Putra&Putri Sawit Indonesia 2018

 

Pemilihan Duta Putra&Putri Sawit Indonesia 2018 menjaring 32 peserta yang berasal perusahaan sawit, perguruan tinggi, dan masyarakat. Mereka dipilih dari 101 orang yang mendaftar kepada panitia PT Riset Perkebunan Nusantara selaku penyelenggara.

“Pemilihan duta putra dan putri sawit diharapkan dapat membantu kampanye positif di dalam dan luar negeri,”kata Teguh Wahyudi, Direktur Utama PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Jumat (4 Mei 2018).

Total jumlah peserta yang mendaftar pemilihan duta putra/putri sawit mencapai 101 orang dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, panitia PT RPN menyaring kembali menjadi 32 orang.

Setelah itu, 32 peserta tadi mengikuti penilaian oleh 7 dewan juri yang diketuai oleh Prof. Dr.Gede Wibawa, Direktur Riset dan Pengembangan PT RPN, pada hari Jumat ini.

Dewan juri terdiri dari Dr. Triono Saputro (Direktur Layanan Pengembangan Organisasi PPM Manajemen), Dr.Hasril Hasan Siregar ( Direktur Utama PPKS), Darto Wahab (Asdep Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian), Tofan Mahdi (VP Communication PT Astra Agro Lestari Tbk), Rino Afrino (Wasekjen Apkasindo), Qayuum Amri (Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia), dan Widodo Lindung Prabowo (Penasehat Mojang Jajaka Bogor).

Dewan juri membuat dua tahapan penilaian kepada 32 peserta. Tahap pertama, peserta mengikuti tes tertulis yang berkaitan pengetahuan dan informasi kelapa sawit secara umum.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi wawancara yang menilai dua aspek: pengetahuan sawit dan karakter. Berdasarkan penilaian tersebut, dewan juri menyaring kembali untuk babak berikutnya menjadi 20 peserta terdiri dari 10 putra dan 10 putri.

Nantinya, 20 peserta ini akan dinilai kembali untuk masuk babak final dengan jumlah 6 peserta terdiri dari 3 putra dan 3 putri, pada Sabtu (5 Mei 2018)

PT RPN menyediakan hadiah untuk juara I masing-masing untuk putra dan putri Rp 15 juta plus televisi, juara II Rp 5 juta plus handphone dan juara III Rp 2,5 juta plus handphone.

 

Sumber: Sawitindonesia.com