Ada 33.671 Lahan Kelapa Sawit yang Siap Replanting

Pemerintah terus menggenjot pelaksanaan peremajaan kebun kelapa sawit rakyat atau replanting. Tercatat hingga 14 Desember 2018 sebanyak 33.671 hektare (ha) lahan kelapa sawit siap dilakukan replanting.

“Rapat tadi sudah mendapatkan data mana saja lahan yang siap dilakukan peremajaan dan yang akan siap dalam minggu-minggu ke depan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Selasa (18/12/2018) Malam.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) masih ada sebanyak 28.676 ha lahan kelapa sawit yang masih dalam tahap penyelesaian administrasi. “Masih ada 28.676 ha uang yang sedang dalam proses administrasi, seperti penyelesaian KTP atau KK, kita bantu administrasi-administrasi petani yang sederhana itu,” ujar Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Bambang secara terpisah.

Dengan demikian, total data lahan yang telah diajukan replanting sebanyak 62.347 ha dari target sekitar 185.000 ha yang tersebar di 27 provinsi seluruh Indonesia. “Yang sebanyak 28.676 ha masih dalam proses administrasi itu ditargetkan rampung hingga awal Januari 2019,” imbuhnya.

Menurut Bambang, pemerintah fokus pada petani yang memang bersedia lahannya dilakukan replanting, sebab belum semua petani memiliki pemahaman yang tepat tentang pentingnya replanting.

“Tidak mungkin kita paksakan petani yang enggak mau replanting. Jadi target kita 185.000 ha, dengan harapan petani langsung mau semua. Di sisi lain petani menganggap bahwa tandan buah segar yang masih menghasilkan, di usia di atas 25 tahun itu, diharapkan untuk biaya anak sekolah, biayai hidupnya,” jelas dia.

Oleh sebab itu, lanjutnya, penyuluhan terkait replanting lahan kelapa sawit terus diberikan kepada petani, hal ini untuk memberikan pengetahuan yang tepat soal replanting. “Kita juga carikan alternatif-alternatif lain, misal tanam jagung, labu, dan lain-lain (selama masa replanting). Ini proses ajak petani mau replanting,” pungkasnya.

 

Sumber: Okezone.com