Permintaan dari Eropa Menyokong Penguatan CPO

 

 

JAKARTA. Menjelang akhir pekan harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) berhasil mempertahankan penguatannya. Naiknya permintaan dari kawasan Uni Eropa semakin mendorong kenaikan harga.

Mengutip Bursa Malaysia Jumat (27/10) pukul 12.20 WIB, harga minyak sawit mentah kontrak pengiriman Januari 2018 tercatat menguat 0,5% ke level RM 2.827 per ton dibanding hari sebelumnya. Sedangkan jika membandingkan harga sepekan lalu penguatannya sudah mencapai level 3,14%.

Putu Agus Pransuamitra, Analis PT Monex Investindo Futures mengatakan, sentimen positif terbaru yang menggerakkan harga CPO datang dari Uni Eropa. Impor minyak sawit mentah mulai 1 Juli–24 Oktober tercatat naik 4% menjadi 2 juta ton.

Padahal periode yang sama tahun lalu jumlah impornya baru mencapai 1,9 juta ton. “Harga CPO kembali naik pada perdagangan Jumat, menuju penguatan mingguan dan berada di level tertinggi 1 bulan,” kata Putu kepada Kontan.co.id.

Selain itu lanjut Putu, hingga saat ini CPO juga masih mendapatkan sokongan dari kenaikan harga minyak kedelai dan tumbuhnya ekspor Malaysia. Data dari Chicago Board Trade (CBOT) menunjukkan harga minyak kedelai menguat sekitar 0,26%.

Intertek Testing Service melaporkan ekspor Malaysia periode 1–25 Oktober naik 8,6% dibandingkan periode 1–25 September. “Potensi rentang pergerakan hari ini di kisaran RM 2.810–RM 2.840 per ton,” pungkas Putu.

 

Sumber: Kontan.co.id