SPKS Rohul Minta BPDP Kelapa Sawit Dukung Per baiki Jalan Produksi Petani di Rohul.

 

 Sebagai kabupaten yang memiliki perkebunan sawit terluas di Indonesia yakni Rokan Hulu semestinya mulai diperhatikan, apalagi kebutuhan saat ini terkait jalan produksi petani sawit swadaya yang masih sangat minim.

Sebab itu dikatakan Ketua Serikat Petani Kelapa Ssawit (SPKS), Rokan Hulu, Yusro Fadly, sudah semestinya Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mendukung membangun atau memperbaiki jalan produksi atau jalan usaha tani bagi petani yang mempunyai kebun sawit di Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Terlebih dana yang dikelola BPDP Kelapa Sawit itu tidak hanya digunakan untuk mendukung pendanaan peremajaan sawit rakyat, harapannya kata Fadly, juga bisa membantu petani sawit swadaya yang membutuhkan pembangunan jalan produksi atau perbaikan jalan produksi petani yang sudah ada.

“Dengan membaiknya jalan produksi bakal berdampak positif bagi petani kelapa sawit, lantaran ongkos transportasi yang dikeluarkan bisa dihemat Rp 100 – 200/kg tandan buah sawitnya,” tutur Fadly dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Sekadar catatan, sampai saat ini luas perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Rokan Hulu telah mencapai 533.000 Ha atau setara dengan 79% dari luas Kabupaten Rokan Hulu. Apalagi Provinsi Riau memang memiliki kebun sawit sangat luas sehingga menjadikan Provinsi Riau wilayah dengan kebun sawit terluas di Indonesia.

“Kami tidak ingin Riau yang dikenal dengan julukan negeri di bawah minyak diatas minyak, perlahan mulai habis. Namun kami masyarakat Riau belum merasakan manfaat minyak dibawah (minyak bumi) secara langsung, sekarang tinggal minyak di atas (minyak sawit), jangan sampai kami juga tidak merasakannya seperti minyak bumi, apalagi sektor sawit adalah penyumbang pendapatan negara yang cukup besar, bahkan sampai diangka Rp 239 triliun,” katanya.

Diakui FAdly, saat ini memang BPDP Kelapa Sawit sudah membantu petani sawit yang hendak meremajakan kebun sawitnya. “Namun bagi petani yang kebunnya masih dimasa produksi juga berharap perhatian dari BPDP Kelapa Sawit, karena secara tidak langsung mereka juga ikut menyumbang melalui pungutan yang dikelola oleh BPDP Kelapa Sawit,” tandas dia.

 

Sumber: Infosawit.com