Harga CPO Naik, Prospek Saham Emiten Sawit Kembali Cerah

INDOVIZKA.COM – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menjadi pemateri webinar yang diselenggarakan oleh “Sawit Watch”, Rabu (5/8/2020) di Kantor Diskominfo PS Kabupaten Inhil, Tembilahan. Diskusi yang digelar organisasi non-pemerintah ini bertajuk “Peluang Pengembangan Komoditi Kelapa di Masa Moratorium dan Evaluasi Perkebunan Sawit,”.

Diskusi ini spesifik membahas tentang peluang dan strategi pengembangan komoditi kelapa di tengah ekspansi sawit dan di masa adanya kebijakan moratorium terhadap perkebunan sawit melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 tentang penundaan dan evaluasi perizinan perkebunan Kelapa Sawit serta peningkatan produktivitas perkebunan Kelapa Sawit.

Bupati Inhil, HM Wardan dipilih sebagai salah satu pemateri webinar “Sawit Watch” karena diketahui bahwa Kabupaten Inhil merupakan salah satu Kabupaten yang terkenal dalam hal pengembangan komoditi kelapa.

Menurut Bupati, beberapa hal yang penting untuk dilakukan oleh pemerintah daerah dalam konteks pengembangan komoditi kelapa adalah melakukan penundaan penerbitan rekomendasi izin usaha kelapa sawit dan pembukaan lahan kelapa sawit yang baru dalam kawasan hutan.

Disamping itu, Bupati mengungkapkan, perlunya dilakukan pengumpulan data dan pemetaan seluruh areal perkebunan pada wilayah yang diusahakan badan atau perorangan yang mencakup luas tanah dan tahun tanam.

“Sejak tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sudah tidak menerbitkan lagi izin untuk pembukaan lahan perkebunan sawit dengan pembukaan lahan baru karena Pemda lebih fokus mengembangkan komoditi kelapa yang sudah ada,” tutur Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Inhil memiliki hamparan lahan perkebunan kelapa yang tidak sedikit. Bahkan, Kabupaten Inhil sampai mendapat julukan “Negeri Hamparan Kelapa Terluas Dunia”.

“Tercatat, luas perkebunan kelapa rakyat, yaitu untuk jenis kelapa dalam memiliki luas hingga 323.079 hektar dan kelapa hibrida seluas 38.404 hektar,” ungkap Bupati seraya mengatakan mayoritas masyarakat atau lebih dari 70 persen masyarakat Kabuapten Inhil berprofesi sebagai petani kelapa.

Dalam diskusi yang digelar secara virtual ini, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan didampingi Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagtri) Kabupaten Inhil dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Inhil.

Sumber: Indovizka.com