Presiden Jokowi Akan Resmikan Replanting Sawit 25.423 Ha Di Riau

 

Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) akan berlanjut di Provinsi Riau yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Mei 2018. Potensi lahan yang harus direplanting mencapai 25.423 hektare di Riau dari target nasional seluas 185 ribu ha.

Presiden Jokowi secara simbolis meresmikan peremajaan sawit KUD Subur Makmur seluas 328 hektare di Desa Kepenghuluan Pelita Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil, Riau. “Lahan yang direplanting milik 131 kepala keluarga petani,” jelas Ferry HC Ernaputra, Kepala Dinas Perkebunan Riau, dalam layanan pesan WhatsApp, Senin (7 Mei 2018).

Sebagai upaya menyukseskan PSR, Ferry HC telah menerbitkan surat bernomor 522.26/DISTPHBUN-B.BUN/1303 mengenai Pelaksanaan Sawit Pekebun Tahun 2018. Dalam surat ini dijelaskan, target PSR di Riau seluas 25.423 hektare meliputi 8 kabupaten.

Kedelapan kabupaten tersebut antara lain Kampar (4.249 ha), Rokan Hulu (4.927 ha), Pelalawan (4.197 ha), Rokan Hilir (4.817 ha), Siak (2.507 ha), Kuantan Singingi (1.832 ha), Indragiri Hulu (1.203 ha), dan Bengkalis (1.629 ha).

Dalam surat tersebut disebutkan pula kepala dinas kabupaten/kota diminta membentuk Tim Pengelola Keuangan Kegiatan PSR dengan jumlah anggota maksimal 10 orang. Jumlah anggota bervariasi bergantung beban tugas dan luasan lahan. Lahan seluas 50 ha-4.000 jumlah personil sebanyak 7 orang, sedangkan lahan di atas 4.000 ha berjumlah 10 orang.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan, PSR merupakan langkah pemerintah untuk membantu warga sekitar perkebunan kelapa sawit. Di sekitar perkebunan sawit rakyat tersebut terdapat perusahaan besar.

“Nantinya mereka (perusahan) harus membina dan membantu desa-desa di sekitar mereka. Kalau desanya mau buka kebun, ya mereka bantu. Jika dibutuhkan mereka sediakan traktor, supaya warga jangan membakar lahannya,”pungkas Darmin.

Program PSR telah berjalan dari tahun lalu yang berlangsung di dua provinsi yakni Sumatera Utara dengan luas 9.109 ha dan Sumatera Selatan seluas 4.446 ha.

 

Sumber: Sawitindonesia.com