SPKS Rokan Hulu Dukung Langkah Gubri Syamsuar Kumpulkan 18 Gubernur Penghasil Sawit

 

JAKARTA – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Rokan Hulu sangat mendukung langkah strategis serta inisiatif yang dilakukan oleh Gubernur Riau H, Syamsuar untuk mengumpulkan para Gubernur Penghasil Sawit se Indonesia yang dilakukan di Kota Pekanbaru – Riau pada Hari Sabtu, 11 Januari 2020 lalu.

Ketua SPKS Rokan Hulu, Yusro Fadly mengatakan, langkah tersebut sejalan dengan apa yang sudah diinisiasi dan disampaikan pada forum disaat acara 1St Indonesia Palm Oil Smallholders Conferences & Expo, di Pontianak pada Bulan November 2019.

“Kita juga sudah sampaikan melalui Media InfoSAWIT berharap Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor Industri Perkebunan Sawit ini berkeadilan dan langkah yang dilakukan pak Gubri ini sudah sangat pas mengingat Propinsi Riau merupakan daerah terluas perkebunan sawitnya,” katanya.

Lebih lanjut kata Fadly, dirinya tidak ingin potensi dan peluang ini terbuang sia-sia seperti DBH Sektor Migas, sehingga apabila DBH sektor perkebunan sawit ini bisa dioptimalkan maka ini sangat membantu pembangunan  multisektor di Propinsi Riau, Lanjutnya

“Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) secara nasional sebenarnya telah lama ingin mengumpulkan para Gubernur penghasil sawit ini mengingat Sektor Perkebunan Sawit saat ini merupakan termasuk kedalam Tiga Sektor Penyumbang Devisa negara yang terbesar. Sehingga daerah penghasil sawit bisa merasakan dampak positif secara langsung dari sektor ini,” katanya kepada InfoSAWIT, Kamis (16/1/2020).

Saat ini Provinsi Riau dibawah kepemimpinan H Syamsuar dan Edi Natar Nasution, komoditas kelapa sawit menjadi perhatian utama, bahkan pemerintah Riau berencana menertibkan perkebunan kelapa sawit non prosedural hingga mencapai diangka 1,2 juta Ha.

Masih tutur Fadly yang juga sebagai Presiden Pegiat Literasi Rokan Hulu (PLR), berencana bakal mengadakan Workshop secara Nasional dan akan mengundang seluruh Gubernur penghasil Sawit di Indonesia bersama stakehollder lainnya. Lewat kegiatan tersebut harapannya permasalahan dan potensi sawit ini bisa terkelola dan termanfaatkan secara maksimal dan efektif.

“Kami di SPKS Rohul kemarin juga sudah mengusulkan bahwa untuk kegiatan IPOCS yang ke 2 tahun 2020 berharap dilaksanakan di Propinsi Riau,” tandas Fadly.

 

Sumber: Infosawit.com