Bulog Bengkulu Utara memastikan penyaluran bantuan pangan periode Juli 2026 akan dimulai pada pertengahan Agustus. Pada alokasi terbaru, bantuan yang disalurkan hanya berupa beras dan tidak lagi disertai minyak goreng.
Kepala Gudang Bulog Bengkulu Utara Vantho Yudistira mengatakan jumlah penerima manfaat meningkat dari 36.888 menjadi 38.835 orang. Sejalan dengan penambahan tersebut, alokasi beras untuk periode Juli mencapai 388.350 kilogram.
Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras untuk alokasi Juli. Menurut keterangan yang disampaikan kepada RRI pada 6 Agustus 2026, penyaluran dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan setelah sempat mengalami penundaan.
Setelah penyaluran Juli selesai, bantuan untuk Agustus dan September direncanakan disalurkan bersamaan pada September. Dalam penyaluran tersebut, setiap penerima akan memperoleh 20 kilogram beras untuk dua bulan.
Bulog Bengkulu Utara menyatakan paket bantuan periode Juli hingga September berbeda dari penyaluran sebelumnya karena tidak lagi dilengkapi minyak goreng. Bulog juga memastikan stok beras tersedia dan mencukupi untuk kebutuhan penyaluran di kabupaten tersebut.
Perkembangan harga dan pasokan minyak goreng nasional dapat dipantau melalui tracker harga minyak goreng nasional GIMNI.
Sumber pantauan
RRI — Minyak Goreng Tidak Lagi termasuk dalam Penyaluran Bantuan Pangan, 8 Agustus 2026.