Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit untuk memperkuat kompetensi pekebun sawit swadaya.
Program tersebut menggandeng berbagai lembaga pelatihan dan menyasar pekebun di 26 provinsi penghasil sawit. Kontan menulis fokus program berkaitan dengan tantangan produktivitas yang dihadapi pekebun swadaya dalam bisnis kelapa sawit.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mohammad Alfansyah mengatakan BPDP berperan sebagai penyedia dana program dan memastikan penerima manfaat terus meningkat setiap tahun. Ia menyebut investasi pada SDM sawit merupakan perjalanan panjang yang diharapkan berdampak dalam jangka panjang.
Kontan mencatat pekebun swadaya memegang peran penting dengan hampir tujuh juta hektare lahan sawit dan sekitar 2,6 juta pekebun. Tantangan yang disebut dalam artikel meliputi pemahaman Good Agriculture Practices, akses bibit tersertifikasi, dan tuntutan regulasi global.
Direktur LPP Agro Nusantara Pranoto Hadi Raharjo mengatakan program ini bukan sekadar pelatihan untuk menambah pengetahuan, tetapi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan. Dalam tiga tahun terakhir, LPP Agro Nusantara disebut menyelenggarakan 211 kelas dengan 6.439 peserta.
Sumber pantauan: Kontan — BPDP Perkuat Kolaborasi untuk Meningatkan Produktivitas Pekebun Sawit Swadaya, Minggu, 27 September 2026.