Palm Oil Today

Bulog Sanggau Pastikan Stok Minyak Goreng Aman Hingga Idulfitri

23 Feb 2026

Bazar minyak goreng
Ketersediaan minyak goreng bersubsidi di wilayah Sanggau dipastikan masih mencukupi hingga Idulfitri 2026. Pihak Perum Bulog setempat terus memperkuat stok guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Kepala Kantor Bulog Sanggau, Kartika, menyampaikan bahwa saat ini gudang Bulog masih memiliki sekitar 5.000 liter minyak goreng. Selain itu, tambahan pasokan sekitar 27.000 liter dijadwalkan tiba dalam waktu dekat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Baca juga: 9 Ribu Liter Minyak Goreng Disalurkan, Bulog Jamin Stok Pangan Solo Aman Menurutnya, penambahan stok tersebut merupakan langkah strategis agar distribusi minyak goreng tetap berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok menjelang hari raya. Kartika menjelaskan bahwa ketahanan stok sebenarnya sangat bergantung pada tingkat konsumsi masyarakat. Jika permintaan meningkat tajam, stok dapat cepat terserap. Namun jika permintaan stabil, persediaan bisa bertahan hingga dua sampai tiga bulan.

stok minyak goreng

Dilansir dari situs RRI, minyak goreng Bulog menjadi salah satu komoditas yang paling diminati karena harganya lebih terjangkau dibandingkan produk komersial di pasaran. Faktor harga tersebut membuat perputaran stok di gudang berlangsung relatif cepat. Baca juga: Mendag Tinjau Produsen Minyak Goreng di Palembang, Pastikan Stok Aman Jelang Idulfitri Untuk harga, minyak goreng yang disalurkan Bulog mengikuti kebijakan pemerintah melalui skema Domestic Market Obligation (DMO). Sesuai ketentuan dari Kementerian Perdagangan, harga Minyak Kita ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri ketika konsumsi rumah tangga meningkat. Bulog memastikan akan terus memantau dinamika kebutuhan pasar serta mengoptimalkan penyaluran dari gudang ke titik distribusi. Dengan langkah tersebut, ketersediaan minyak goreng di Sanggau diharapkan tetap aman, sekaligus mendukung stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah sepanjang periode Ramadan hingga Idulfitri.