Bisnis.com melaporkan volume ekspor minyak sawit mentah atau CPO dan turunannya pada Agustus 2026 mencapai 2,62 juta ton. Laporan tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik atau BPS yang dipaparkan pada 1 Oktober 2026. Dari sisi nilai, ekspor kelompok CPO dan turunannya dengan kode HS 1511 pada bulan yang sama tercatat sebesar US$2,96 miliar.
Dalam laporan Bisnis.com, keterangan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono. Ia menyampaikan bahwa kelompok CPO dan turunannya menjadi salah satu komoditas yang dicatat dalam kinerja ekspor Indonesia pada Agustus 2026. Data yang disebutkan dalam laporan itu menempatkan volume 2,62 juta ton sebagai angka ekspor untuk bulan Agustus 2026.
BPS dalam siaran pers resminya mencatat total nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2026 sebesar US$26,61 miliar. Angka tersebut naik 6,72 persen dibandingkan Agustus 2025 secara tahunan. Dalam publikasi yang sama, ekspor nonmigas Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar US$25,62 miliar, naik 7,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk periode Januari–Agustus 2026, BPS mencatat total ekspor Indonesia sebesar US$193,64 miliar. Nilai tersebut naik 4,74 persen dibandingkan periode Januari–Agustus 2025. Data ini menjadi konteks statistik nasional bagi pencatatan ekspor komoditas, termasuk kelompok CPO dan turunannya yang dilaporkan dalam berita Bisnis.com.
Pencatatan CPO dan turunannya dalam kode HS 1511 menunjukkan bahwa data yang dilaporkan berada pada kelompok minyak sawit dan fraksinya. Artikel ini tidak menambahkan rincian tujuan negara, perubahan bulanan, atau komposisi produk di luar angka yang tersedia dalam laporan Bisnis.com dan siaran pers BPS. Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan harga CPO dapat melihat halaman pemantauan GIMNI melalui tautan harga CPO.
Siaran pers BPS yang menjadi rujukan pendukung juga memuat informasi perdagangan luar negeri Indonesia untuk Agustus 2026. Dalam konteks artikel ini, angka yang digunakan dibatasi pada total ekspor, ekspor nonmigas, total ekspor Januari–Agustus, serta catatan Bisnis.com mengenai CPO dan turunannya. Karena itu, penulisan tidak memasukkan data impor, neraca perdagangan, negara tujuan, atau rincian komoditas lain yang tidak diperlukan untuk fokus berita ini.
Dengan demikian, informasi utama yang dapat dicatat dari dua sumber tersebut adalah nilai ekspor CPO dan turunannya Agustus 2026 sebesar US$2,96 miliar, volume ekspor sebesar 2,62 juta ton, total ekspor nasional Agustus 2026 sebesar US$26,61 miliar, ekspor nonmigas Agustus 2026 sebesar US$25,62 miliar, serta total ekspor Januari–Agustus 2026 sebesar US$193,64 miliar.
Artikel ini disusun sebagai ringkasan sumber dari Bisnis.com dan BPS. Seluruh angka yang dicantumkan mengikuti data yang disebutkan dalam laporan dan siaran pers tersebut, tanpa penambahan analisis di luar sumber.
Sumber pantauan: Bisnis.com — Volume Ekspor CPO Sentuh 2,62 Juta Ton pada Agustus 2026, 1 Oktober 2026; BPS — Ekspor dan Impor Indonesia Agustus 2026 Masing-Masing Tercatat US$26,61 Miliar dan US$23,06 Miliar, 1 Oktober 2026.