Palm Oil Today

GAPKI Sumut Dorong Kelembagaan Petani Sawit Swadaya untuk Memperkuat Daya Tawar

13 Aug 2026

Tandan buah sawit ditimbang di titik pengumpulan koperasi

MEDAN — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Utara mendukung pembentukan kelembagaan petani sawit swadaya sebagai salah satu cara memperkuat daya tawar dan akses petani terhadap mekanisme penetapan harga.

Ketua GAPKI Sumut Timbas Prasad Ginting mengatakan kelembagaan dapat membantu petani swadaya memperoleh harga berdasarkan penetapan dinas perkebunan daerah. Menurut dia, rendahnya harga panen sawit masyarakat tidak semata-mata ditentukan pabrik, tetapi juga dipengaruhi mekanisme pasar.

Timbas membandingkan kondisi tersebut dengan petani plasma mitra perusahaan yang telah memiliki kelembagaan dan memperoleh perlindungan harga melalui kebijakan dinas perkebunan setempat. Pembentukan lembaga petani juga dinilai membuka ruang pembinaan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha.

GAPKI dan Dinas Perkebunan telah membahas penguatan kelembagaan petani swadaya, tetapi prosesnya masih menghadapi kendala dalam menghimpun anggota.

Bisnis.com mencatat harga TBS petani mitra Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada periode 30 Juli 2026 berada di Rp3.962,27 per kilogram, turun dari Rp3.966,74 per kilogram pada pekan sebelumnya. Pada periode yang sama, harga CPO lokal dan acuan turun dari Rp15.563,64 menjadi Rp15.497,70 per kilogram, sementara harga kernel meningkat dari Rp14.508,25 menjadi Rp14.704,29 per kilogram. Pergerakan bahan baku juga dapat dipantau melalui data harga CPO GIMNI.

Sumber pantauan

  • Publikasi: Bisnis.com
  • Judul sumber: Gapki Sumut Dorong Kelembagaan Petani Sawit Swadaya untuk Perkuat Harga
  • Tanggal: 12 Agustus 2026
  • URL: Bisnis.com