Palm Oil Today

Harga CPO Menguat, Permintaan India dan Prospek Ekspor Jadi Penopang

31 Jul 2026

Harga CPO Menguat, Permintaan India dan Prospek Ekspor Jadi Penopang

Harga kontrak crude palm oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Kamis, 30 Juli 2026. Investor Daily melaporkan penguatan ditopang oleh prospek peningkatan ekspor dan permintaan dari India.

Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus 2026 turun 3 ringgit Malaysia menjadi 4.554 ringgit Malaysia per ton. Sementara itu, kontrak September 2026 naik 15 ringgit Malaysia menjadi 4.643 ringgit Malaysia per ton.

Penguatan juga tercatat pada kontrak Oktober 2026 yang naik 19 ringgit Malaysia menjadi 4.683 ringgit Malaysia per ton. Kontrak November 2026 meningkat dengan besaran yang sama menjadi 4.714 ringgit Malaysia per ton.

Menurut laporan tersebut, prospek ekspor dan permintaan dari India menjadi sentimen penopang pasar. Namun, penguatan ringgit serta pelemahan harga minyak nabati pesaing membatasi kenaikan harga kontrak CPO.

Perkembangan harga referensi dan data pasar terkait dapat dipantau melalui data harga CPO GIMNI.

Sumber pantauan

Investor Daily — Harga CPO Menguat, Ditopang Dua Sentimen (30 Juli 2026).