Palm Oil Today

Harga TBS Sawit Nasional Naik, Harga Petani Swadaya Masih Tertinggal

04 Aug 2026

Tandan buah segar kelapa sawit di samping jembatan timbang pada fasilitas pengumpulan

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah daerah meningkat pada periode 27 Juli–2 Agustus 2026. Kenaikan terjadi pada TBS skema plasma maupun TBS petani swadaya.

Elaeis melaporkan data tersebut berasal dari hargasawitindonesia.id, platform informasi harga sawit nasional yang dikelola DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO). Platform itu menghimpun perkembangan harga TBS dari 22 provinsi.

Harga swadaya naik lebih tinggi

Rata-rata harga TBS plasma secara nasional naik Rp21 menjadi Rp3.521 per kilogram. Rata-rata harga TBS petani swadaya meningkat Rp66 atau sekitar 2,2 persen menjadi Rp3.050 per kilogram.

Meski kenaikan harga swadaya lebih besar, nilainya masih tertinggal dari harga plasma. Selisih rata-rata kedua skema tersebut tercatat sekitar Rp471 per kilogram atau 13,4 persen.

Riau dan Kalimantan Barat mencatat harga tertinggi

Riau tercatat sebagai provinsi dengan harga TBS plasma tertinggi, yakni Rp3.985 per kilogram. Harga TBS swadaya tertinggi berada di Kalimantan Barat sebesar Rp3.460 per kilogram, sedangkan harga swadaya terendah dilaporkan berada di Papua Barat pada kisaran Rp2.250 per kilogram.

Secara regional, Sumatra memiliki rata-rata harga TBS plasma tertinggi sekitar Rp3.758 per kilogram, disusul Kalimantan Rp3.608 per kilogram. Laporan tersebut juga memperkirakan paritas harga TBS berdasarkan harga CPO tender KPBN sebesar Rp2.838 per kilogram. Perkembangan harga acuan komoditas dapat dipantau melalui data harga CPO GIMNI.

Sumber pantauan