| Nomor | 2023/2413 |
|---|---|
| Tahun | 2023 |
| Instansi Penerbit | European Parliament and Council of the European Union |
| Status | Berlaku |
Directive (EU) 2023/2413 atau RED III mengubah kerangka Uni Eropa tentang promosi energi dari sumber terbarukan, termasuk perubahan pada target energi terbarukan dan tata kelola transisi energi. Aturan ini terutama berdampak pada negara anggota Uni Eropa, pelaku sektor energi, serta rantai pasok bioenergi dan biomassa, termasuk pelaku industri minyak nabati yang terkait dengan bahan baku dan pasar energi terbarukan. Naskah menempatkan bioenergi dalam agenda dekarbonisasi, ketahanan energi, dan efisiensi penggunaan biomassa.
Poin Singkat
- Target Uni Eropa 2030 dinaikkan: target porsi energi terbarukan dalam konsumsi energi final bruto Uni Eropa dinaikkan menjadi 42,5%, dan negara anggota didorong bersama-sama mengupayakan 45%.
- Arah kebijakan bioenergi diperketat: negara anggota diminta menyelaraskan kebijakan bioenergi dengan prinsip cascading use of biomass, yaitu mengutamakan penggunaan material biomassa sebelum penggunaan untuk energi bila memungkinkan.
- Prioritas biomassa kayu diatur: urutan prioritas yang disebut dalam naskah adalah produk berbasis kayu, perpanjangan masa pakai produk, penggunaan kembali, daur ulang, bioenergi, lalu pembuangan.
- Skema dukungan bioenergi harus mempertimbangkan pasokan biomassa berkelanjutan: negara anggota perlu memperhatikan ketersediaan biomassa berkelanjutan untuk penggunaan energi dan non-energi, pemeliharaan cadangan karbon hutan nasional, ekosistem, prinsip ekonomi sirkular, dan hierarki limbah.
- Inovasi energi terbarukan didorong: setiap negara anggota disebut perlu menetapkan target indikatif sedikitnya 5% dari kapasitas energi terbarukan baru terpasang pada 2030 berasal dari teknologi energi terbarukan inovatif.
- Konteks kebijakan menekankan ketahanan energi: perubahan ini juga dikaitkan dengan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil impor, percepatan transisi hijau, dan dukungan terhadap target produksi biomethane berkelanjutan 35 miliar meter kubik pada 2030.
Ringkasan disusun redaksi GIMNI dari naskah resmi — rujuk dokumen asli untuk kepastian hukum.
Relasi Regulasi
Mengubah:
Terakhir diperbarui: 4 Agustus 2026