Perum Bulog Cabang Serui masih menunggu pasokan MinyaKita dari produsen di Surabaya. Keterlambatan pengiriman membuat stok minyak goreng tersebut di gudang Bulog Serui kosong, sementara pasokan yang masuk ke wilayah itu masih sangat terbatas.
Kepala Perum Bulog Cabang Serui, Firmansyah, mengatakan pada Rabu, 29 Juli 2026 bahwa pihaknya telah melakukan pemesanan sekitar 40.800 liter MinyaKita. Namun, pengiriman dari produsen belum tiba sesuai waktu yang diharapkan.
Firmansyah menjelaskan Bulog masih menunggu proses distribusi dari Surabaya. Kondisi geografis dan jalur logistik menuju Serui membuat ketepatan pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.
Distribusi menjadi perhatian utama
Kekosongan stok di gudang menunjukkan bahwa ketersediaan MinyaKita di daerah tidak hanya bergantung pada jumlah pesanan, tetapi juga pada kelancaran pengiriman antarpulau. Informasi harga dan perkembangan minyak goreng nasional dapat dipantau melalui tracker harga minyak goreng GIMNI.
Bulog Serui belum menyampaikan waktu pasti kedatangan pasokan tersebut. Hingga pengiriman tiba, ketersediaan MinyaKita melalui gudang Bulog setempat tetap terbatas.
Sumber pantauan
RRI Serui — Bulog Serui Distribusi Minyak Kita Mengalami Keterlambatan Pengiriman, 29 Juli 2026.