Palm Oil Today

Pedagang Sungai Penuh Keluhkan Pasokan MinyaKita Terhenti Tiga Pekan

17 Sep 2026

Lapak pasar tradisional dengan kemasan minyak goreng dan kardus stok yang kosong di rak sederhana.

Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Sungai Penuh, Jambi, mengeluhkan tidak adanya pasokan minyak goreng MinyaKita selama tiga pekan terakhir. RRI melaporkan kondisi itu dikhawatirkan mengganggu ketersediaan minyak goreng murah yang banyak diminati masyarakat.

Pedagang bernama Dewi Willona mengatakan MinyaKita menjadi pilihan masyarakat karena harganya lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng kemasan lain. Menurut dia, tingginya minat konsumen membuat stok yang tersedia biasanya cepat terjual.

Dalam kondisi normal, Dewi menyebut pedagang memperoleh pasokan dari Perum Bulog sekitar 20 sampai 30 dus setiap pekan. Setiap dus berisi 12 liter MinyaKita, sementara penjualan harian dapat mencapai 30 liter.

Dewi mengatakan ketiadaan pasokan selama tiga pekan membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan konsumen. Ia berharap distribusi MinyaKita kembali normal agar masyarakat tetap memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Perkembangan harga dapat dipantau melalui tracker harga minyak goreng nasional GIMNI.

Sumber pantauan

  • RRI.co.id, “Pedagang Sungai Penuh Keluhkan MinyaKita Tak Dipasok Tiga Pekan”, 16 September 2026, sumber asli.