Sulawesi Tengah membentuk Forum Multi Pihak Sawit Berkelanjutan (FMPSB-Sulteng) untuk memperkuat tata kelola perkebunan kelapa sawit melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Republika ESGNow melaporkan forum tersebut melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, pekebun, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. Forum dideklarasikan pada Selasa, 21 Juli 2026.
Pembentukan FMPSB-Sulteng merupakan inisiatif organisasi masyarakat sipil dan organisasi nonpemerintah di Sulawesi Tengah. Forum ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi dalam pengembangan perkebunan sawit berkelanjutan.
Forum tersebut juga diharapkan mendukung percepatan hilirisasi industri sawit dan penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah Musliman mengatakan forum itu diharapkan menghasilkan langkah konkret bagi pengembangan sektor sawit di daerah.
Sumber pantauan
- Republika ESGNow — “Sulteng Bentuk Forum Sawit Berkelanjutan, Fokus Benahi Tata Kelola” — tautan sumber.