Palm Oil Today

Uji Coba Biodiesel B50 Diperluas ke Sektor Tambang hingga Ketenagalistrikan

17 Feb 2026

Uji Coba Biodiesel B50 Diperluas ke Sektor Tambang hingga Ketenagalistrikan
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mulai memperluas pengujian biodiesel B50 ke berbagai sektor strategis, tidak hanya untuk kendaraan bermotor. Uji coba tersebut mencakup pertambangan, perkeretaapian, transportasi laut, hingga pembangkit listrik dan genset. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis mesin, stabilitas operasional, serta ketahanan rantai pasok sebelum implementasi kebijakan dilakukan secara lebih luas. Perluasan pengujian ini berjalan seiring kemajuan uji jalan kendaraan yang saat ini memasuki tahap evaluasi awal. Pemerintah menilai pengujian lintas sektor penting agar diperoleh gambaran menyeluruh mengenai performa B50, khususnya pada sektor dengan kebutuhan energi besar dan penggunaan mesin berat. Baca juga: Hilirisasi Sawit Potensi Perluas Ruang Usaha UKMK dan Koperasi Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) di Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa pengujian kini tidak lagi berfokus pada sektor transportasi darat saja. Lebih lanjut beliau menyebutkan uji coba di sektor pertambangan telah dimulai di Kalimantan, sementara pengujian untuk kereta api dijadwalkan berlangsung setelah periode Lebaran. Sektor tambang diprioritaskan karena penggunaan alat berat dengan intensitas kerja tinggi dinilai mampu menguji ketahanan bahan bakar dalam kondisi ekstrem dan operasional jangka panjang. Selain itu melansir dari Republika.co.id, pengujian juga menyasar sektor kelautan dan ketenagalistrikan. Untuk kapal, pengujian akan dilakukan secara statis guna memantau performa mesin, sementara genset dan pembangkit listrik diuji untuk menilai efisiensi serta stabilitas suplai energi. Biodiesel B50 Uji statis kapal akan dilakukan di fasilitas milik Badan Geologi, sedangkan pengujian genset dan pembangkit listrik dilaksanakan di Lemigas sebagai lembaga riset energi pemerintah. Baca juga: Saham CPO Menguat Jelang Ramadan, Permintaan Minyak Goreng Cenderung Positif Pengujian lintas sektor ini melengkapi rangkaian uji otomotif yang masih berlangsung. Pemerintah menilai hasil yang komprehensif sangat penting agar penerapan B50 dapat dilakukan secara aman, bertahap, dan berbasis data. Seluruh hasil pengujian nantinya akan dikompilasi sebagai bahan evaluasi kebijakan nasional. Dengan pendekatan berbasis bukti, pemerintah berharap implementasi biodiesel B50 di berbagai sektor dapat berjalan efektif sekaligus mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.