Palm Oil Today

Cargill Perkuat Kapasitas Lemak Khusus untuk Cokelat, Roti, dan Produk Susu

07 Sep 2026

Lemak khusus, cokelat, pastry, dan buah sawit di fasilitas pengolahan minyak pangan

Cargill memperluas fasilitas minyak pangan di Port Klang, Malaysia, dengan lini produksi lemak khusus baru. The Star melaporkan pada 26 Agustus 2026 bahwa pengembangan tersebut ditujukan untuk memperkuat solusi bahan baku bagi aplikasi cokelat, produk bakery, dan produk susu.[1] Pengumuman perluasan fasilitas itu sebelumnya diterbitkan Cargill pada 31 Maret 2026.[2]

Menurut Kashan Rashid, Wakil Presiden dan Managing Director Cargill Food untuk Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, fasilitas tersebut akan memproses minyak sawit sekaligus menghasilkan ragam produk yang lebih luas.[1] Produk yang disebut mencakup cocoa butter equivalent, cocoa butter replacer rendah asam lemak trans, serta lemak khusus untuk sejumlah kategori aplikasi pangan.[1]

The Star mengaitkan pengembangan ini dengan kebutuhan produsen terhadap fleksibilitas formulasi di tengah volatilitas pasar kakao.[1] Cargill menyatakan pilihan formulasi tidak hanya ditentukan oleh biaya, tetapi juga oleh aplikasi produk, kinerja bahan, mutu, rasa, pengalaman konsumen, dan kepatuhan terhadap regulasi.[1]

Perluasan terbaru melanjutkan investasi sebesar US$20 juta yang dilakukan Cargill pada fasilitas Port Klang pada 2020.[1] Menurut Rashid, investasi bertahap di lokasi itu mencakup modernisasi operasi dan pengembangan fraksinasi sawit multistage untuk melayani kebutuhan lemak khusus pelanggan di Asia Pasifik serta Amerika.[1]

Port Klang disebut sebagai fasilitas pertama dalam jaringan minyak pangan global Cargill yang menerapkan teknologi pemrosesan lemak khusus tersebut.[1] Lokasi itu juga memiliki pusat riset dan pengembangan lipid yang dapat digunakan untuk kegiatan percontohan, pengembangan formulasi, evaluasi kinerja bahan, dan penanganan aplikasi yang lebih kompleks.[1]

Cargill memperkirakan permintaan cocoa butter equivalent dan pengganti cocoa butter akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan pasar cokelat Asia Pasifik.[1] Dalam laporan The Star, pangsa kawasan itu terhadap pasar cokelat global diproyeksikan naik dari 19,6 persen pada 2025 menjadi 22 persen pada 2030.[1]

Perusahaan menyatakan pembicaraan dengan pelanggan biasanya mencakup kombinasi kebutuhan, bukan satu faktor tunggal.[1] Cargill menempatkan kakao dan cokelat, lemak khusus, pemanis, texturizer, serta aplikasi pangan lain sebagai bagian dari dukungan formulasi, sementara keputusan akhir tetap bergantung pada kategori produk dan persyaratan pasar yang dituju.[1]

Sumber pantauan

  • The Star — “Port Klang to lift Cargill’s specialty fats output” — baca sumber asli — 26 Agustus 2026.
  • Cargill — “Cargill Expands Specialty Fats Facility in Port Klang, Malaysia” — baca pengumuman resmi — 31 Maret 2026.