Palm Oil Today

Ekspor Produk Sawit Agustus Naik 12,56 Persen, Nilainya US$4,29 Miliar

10 Oct 2026

Fasilitas pengolahan dan logistik minyak sawit dengan tandan buah segar di terminal ekspor

Ekspor produk sawit Indonesia mencapai 3,588 juta ton pada Agustus 2026. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), sebagaimana diberitakan ANTARA pada 9 Oktober 2026, mencatat volume tersebut naik 12,56 persen dibandingkan 3,188 juta ton pada Juli.

Fasilitas pengolahan dan logistik minyak sawit dengan tandan buah segar di terminal ekspor

Kenaikan terjadi pada beberapa kelompok produk. Ekspor olahan minyak sawit meningkat 15,12 persen menjadi 2,643 juta ton dari 2,296 juta ton. Ekspor minyak sawit mentah atau CPO naik 31,83 persen menjadi 329 ribu ton dari 249 ribu ton, sedangkan ekspor olahan minyak inti sawit atau PKO bertambah 14,58 persen menjadi 113 ribu ton.

Nilai ekspor produk sawit pada Agustus mencapai US$4,29 miliar, naik 12,62 persen dari US$3,81 miliar pada Juli. Secara kumulatif, nilai ekspor Januari–Agustus 2026 tercatat US$27,55 miliar atau 11,14 persen lebih tinggi dibandingkan US$24,78 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pasar Asia menopang kenaikan ekspor

GAPKI menyebut peningkatan pengiriman pada Agustus antara lain terjadi ke Pakistan sebesar 265 ribu ton, India 89 ribu ton, Rusia 77 ribu ton, Bangladesh 66 ribu ton, dan Malaysia 38 ribu ton.

Total ekspor sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai 23,370 juta ton. Jumlah itu naik 2,97 persen dibandingkan 22,696 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

Perkembangan di India turut menjadi bagian dari dinamika permintaan minyak nabati Asia. InfoSAWIT, mengutip Reuters, melaporkan satu kargo sekitar 20 ribu ton minyak bunga matahari Rusia menuju India dibatalkan dan sekitar 60 ribu ton pengiriman lain tertunda akibat gangguan infrastruktur pelabuhan di kawasan Laut Hitam. Dalam kondisi tersebut, sumber perdagangan menyebut India membeli sekitar 150 ribu ton CPO untuk pengiriman November dan Desember.

Konsumsi domestik dan stok akhir

Konsumsi minyak sawit dalam negeri pada Agustus mencapai 2,304 juta ton, naik 1,28 persen dari 2,275 juta ton pada Juli. GAPKI menyebut peningkatan terjadi pada sektor biodiesel yang mencapai 1,350 juta ton, naik 5,03 persen dari 1,285 juta ton. Secara kumulatif, konsumsi domestik Januari–Agustus mencapai 17,523 juta ton atau meningkat 6,81 persen secara tahunan.

Dengan stok awal tahun sebesar 2,068 juta ton, produksi Januari–Agustus 40,997 juta ton, konsumsi domestik 17,523 juta ton, ekspor 23,370 juta ton, dan impor 43 ribu ton, stok akhir Agustus tercatat 2,214 juta ton.

Di pasar fisik domestik, InfoSAWIT melaporkan harga CPO KPBN pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, ditetapkan Rp14.850 per kilogram. Harga tersebut naik Rp225 per kilogram atau sekitar 1,54 persen dari perdagangan sebelumnya. Pergerakan indikator komoditas dan kebijakan ekspor dapat dipantau melalui data harga referensi CPO GIMNI.

Data Agustus GAPKI menunjukkan kenaikan volume dan nilai ekspor berlangsung bersama pertumbuhan konsumsi domestik, sementara perkembangan pasokan minyak nabati di India menambah perhatian terhadap pasar ekspor Asia.

Sumber pantauan