Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan GIMNI tetap mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga minyak goreng (migor) di pasar. Dalam hasil menemukan masalah administrasi dan keterlambatan pembayaran migor dari PeRitel, Anggota GIMNI melakukan operasi pasar di berbagai lokasi Kotamadya, agar masyarakat tetap mendapat migor kemasan sederhana dengan harga Rp. 11.000/Pack/Ltr
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga.
Perum Bulog Cabang Serui masih menunggu pasokan MinyaKita dari produsen di Surabaya. Keterlambatan pengiriman membuat stok minyak goreng tersebut di gudang Bulog Serui…
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak boleh menggunakan MinyaKita, beras…
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara memperkenalkan minyak sawit merah sebagai salah satu produk olahan pangan dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026.…
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga eceran tertinggi atau HET MinyaKita tetap berada di level Rp15.700 per liter. Dalam laporan yang dikutip dari Antara…