Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan GIMNI tetap mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga minyak goreng (migor) di pasar. Dalam hasil menemukan masalah administrasi dan keterlambatan pembayaran migor dari PeRitel, Anggota GIMNI melakukan operasi pasar di berbagai lokasi Kotamadya, agar masyarakat tetap mendapat migor kemasan sederhana dengan harga Rp. 11.000/Pack/Ltr
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga.
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga eceran tertinggi atau HET MinyaKita tetap berada di level Rp15.700 per liter. Dalam laporan yang dikutip dari Antara…
Isu minyak goreng rakyat kembali menjadi perhatian dalam pantauan berita terbaru. Sejumlah media pada Senin, 22 Juni 2026, melaporkan bahwa pemerintah tetap menjaga harga…
Minyak goreng kembali masuk radar pengendalian inflasi daerah. Dalam pantauan berita 24 jam terakhir, isu yang muncul tidak hanya berkisar pada harga di tingkat konsumen,…
Pemerintah menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi atau HET MinyaKita belum mengalami kenaikan. Berdasarkan sejumlah pemberitaan terbaru, Menteri Perdagangan menyampaikan…