Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan GIMNI tetap mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga minyak goreng (migor) di pasar. Dalam hasil menemukan masalah administrasi dan keterlambatan pembayaran migor dari PeRitel, Anggota GIMNI melakukan operasi pasar di berbagai lokasi Kotamadya, agar masyarakat tetap mendapat migor kemasan sederhana dengan harga Rp. 11.000/Pack/Ltr
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga.
Bulog Bengkulu Utara memastikan penyaluran bantuan pangan periode Juli 2026 akan dimulai pada pertengahan Agustus. Pada alokasi terbaru, bantuan yang disalurkan hanya…
Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa program minyak goreng rakyat MinyaKita bukan subsidi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pasokan produk…
Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa pasokan MinyaKita berasal dari pelaksanaan kewajiban pasar domestik atau domestic market obligation (DMO) produsen sawit, bukan…
Perum Bulog Cabang Serui masih menunggu pasokan MinyaKita dari produsen di Surabaya. Keterlambatan pengiriman membuat stok minyak goreng tersebut di gudang Bulog Serui…