Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Riau naik Rp6,11 per kilogram atau 0,16 persen menjadi Rp3.884,84 per kilogram. Harga tertinggi itu berlaku untuk tanaman berumur sembilan tahun pada periode 2–8 September 2026.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan kenaikan tersebut terutama dipengaruhi harga kernel. Harga kernel petani swadaya naik Rp230,20 menjadi Rp13.543,50 per kilogram.
Pada periode yang sama, harga CPO untuk perhitungan petani swadaya turun Rp26,49 menjadi Rp15.810,98 per kilogram. Pergerakan harga CPO juga dapat dipantau melalui data harga CPO GIMNI.
Harga TBS mitra plasma bergerak berbeda. Harga kelompok tersebut turun Rp14,07 per kilogram atau 0,36 persen menjadi Rp3.931,55 per kilogram. Harga jual CPO untuk plasma turun Rp166,16 menjadi Rp15.800 per kilogram, sementara harga kernel naik Rp435,06 menjadi Rp13.505 per kilogram.
Defris menyatakan Pemerintah Provinsi Riau bersama pemangku kepentingan terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai peraturan dan adil bagi para pihak.