Membicarakan lemak sawit dalam produk cokelat memerlukan dua pemeriksaan berbeda. Pertama, apakah sifat fisik suatu campuran lemak sesuai dengan formulasi yang dituju. Kedua, bagaimana komposisi dan keterangan produk itu harus dibaca menurut standar yang relevan. Penelitian Zaliha Omar dan rekan-rekannya mengenai campuran lemak kakao dengan bahan lain menjawab pertanyaan pertama; Codex Alimentarius CXS 87-1981 membahas jenis produk, komposisi, dan label. Temuan teknis bukan izin otomatis memakai nama produk tertentu.
Tiga bahan, tidak satu perilaku
Studi dalam Journal of Oil Palm Research menguji campuran biner lemak kakao terdeodorisasi dengan cocoa butter equivalent (CBE), cocoa butter substitute (CBS), serta palm-mid fraction (PMF). Proporsi bahan dalam campuran yang diuji berkisar 10 sampai 90 persen menurut berat. Peneliti mengukur kadar lemak padat pada berbagai suhu, profil pelelehan, dan bentuk kristal. Yang diuji adalah campuran lemak tertentu, bukan seluruh resep, stabilitas rak, atau penerimaan konsumen atas produk cokelat komersial.
CBE dalam percobaan tersebut menunjukkan kompatibilitas dengan lemak kakao pada seluruh komposisi yang diteliti. Profil pelelehannya memperlihatkan satu puncak; bentuk kristalnya lebih didominasi beta dalam campuran beta dan beta-prima. CBS dan PMF memberi gambaran berbeda: pada campuran tertentu timbul efek eutektik dan pada kadar lebih tinggi tampak dua puncak pelelehan. Peneliti mengaitkan ketidakcocokan dengan risiko perubahan sifat produk, tetapi tidak mengukur kejadian fat bloom pada semua produk jadi di pasaran.
Kesimpulan studi menyebut batas kompatibilitas pada campuran yang mereka uji untuk CBS sekitar 10 persen dan PMF sekitar 20 persen. Angka itu menggunakan penyebut campuran lemak dalam eksperimen. Ia bukan batas penambahan yang diizinkan dalam produk akhir atau aturan untuk setiap bahan bernama serupa. Kesesuaian suatu formulasi nyata memerlukan pengujian bahan dan produk yang bersangkutan.
Standar Codex membahas produk, bukan hasil satu campuran
Codex CXS 87-1981 memuat kategori cokelat dengan persyaratan komposisi yang berbeda. Misalnya kategori “chocolate” mencantumkan sedikitnya 35 persen total padatan kakao pada dasar bahan kering, termasuk sedikitnya 18 persen lemak kakao dan 14 persen padatan kakao tanpa lemak. Kategori lain seperti cokelat susu dan couverture memiliki ketentuannya sendiri. Maka satu angka tidak boleh diterapkan ke semua produk yang dikenal sehari-hari sebagai cokelat.
Teks Codex menyatakan penambahan lemak nabati selain lemak kakao tidak melebihi lima persen produk akhir setelah berat bahan pangan lain yang ditambahkan dikurangkan, tanpa mengurangi kandungan minimum bahan kakao. Dasar hitung itu tidak sama dengan komposisi campuran lemak dalam riset. Angka 10 atau 20 persen hasil penelitian tidak dapat langsung dibandingkan dengan angka lima persen standar: penyebut dan tujuannya berbeda.
Informasi kepada pembeli
Codex juga menyebut penggunaan lemak nabati tambahan di samping lemak kakao harus ditunjukkan pada label berkaitan dengan nama dan/atau representasi produk. Otoritas yang berwenang dapat menetapkan cara spesifik penyampaiannya. Nama dan keterangan kadar kakao pun mengikuti kategori serta ketentuan pelabelan masing-masing. Kecocokan lemak dalam uji laboratorium tidak menghapus pertanyaan komposisi dan label; sebaliknya label yang tepat tidak membuktikan campuran akan meleleh atau mengkristal sesuai harapan.
Codex adalah rujukan standar pangan internasional, bukan otomatis bunyi aturan nasional Indonesia yang mengikat. Artikel ini tidak menilai legalitas suatu merek atau produk tertentu. Pemeriksaan kepatuhan di Indonesia harus merujuk aturan nasional yang berlaku dan spesifikasi produk nyata, sementara percobaan kompatibilitas dipakai untuk memahami perilaku fisik bahan yang diuji.
Bacaan terkait tersedia di rubrik Wawasan GIMNI.
Sumber pantauan
- Zaliha Omar dkk., Physico-chemical Properties and Compatibility Study on Palm Oil Products with Cocoa Butter, Journal of Oil Palm Research: https://jopr.mpob.gov.my/physico-chemical-properties-and-compatibility-study-on-palm-oil-products-with-cocoa-butter/
- Codex Alimentarius, Standard for Chocolate and Chocolate Products, CXS 87-1981: https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/09d393d6-9093-453f-946c-851c93142d8a/content