Produksi kelapa sawit Indonesia menghasilkan tandan kosong kelapa sawit dalam jumlah besar yang berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Potensi ketersediaannya diperkirakan mencapai 16 juta ton per tahun.
Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University Siti Nikmatin menjelaskan bahwa sekitar 23 persen tandan buah segar yang diolah menjadi minyak sawit mentah atau CPO akan menghasilkan tandan kosong. Dengan kadar bahan kering sekitar 35 persen, jumlah tandan kosong yang tersedia secara nasional diperkirakan mencapai 16 juta ton setiap tahun.
Ketersediaan tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring bertambahnya produksi tandan buah segar. Tanpa pengelolaan lanjutan, tandan kosong akan terus menumpuk di pabrik pengolahan CPO.
Kondisi itu membuka peluang pengembangan industri hilir berbasis limbah sawit. Bahan yang sebelumnya dipandang sebagai residu produksi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan menjadi sumber kegiatan usaha baru.
Pemanfaatan tandan kosong juga memperluas pembahasan hilirisasi sawit dari produk utama menuju efisiensi pemakaian bahan baku dan pengelolaan hasil samping industri. Perkembangan komoditas induknya dapat dipantau melalui data harga referensi CPO GIMNI.
Sumber pantauan
KONTAN — “Limbah Sawit Capai 16 Juta Ton per Tahun, Hilirisasi Bisa Jadi Sumber Bisnis Baru”, 28 Juli 2026.
https://industri.kontan.co.id/news/limbah-sawit-capai-16-juta-ton-per-tahun-hilirisasi-bisa-jadi-sumber-bisnis-baru