InfoSAWIT, JAKARTA – Program Peremajaan Sawit (PSR) dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) di masa pandemi covid-19 tercatat terus berlangsung, salah satunya kegiatan PSR yang di lakukan petani sawit berlokasi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Sampai Agustus 2020 merujuk informasi dari Dinas Perkebunan Sumatera Selatan, PSR yang di lakukan di Kabupaten Muara Enim telah mencapai seluas 4.271,2 Ha, PSR tersebut dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama seluas 3.352,9 Ha dengan nilai dukungan pendanaan dari BPDP-KS sejumlah Rp. 83,8 milyar, dan pada tahap kedua sebanyak 296,3 Ha dengan  nilai pendanaan dari BPDP-KS sebanyak Rp. 8,8 milyar.

Sementara untuk usulan PSR yang baru, dikatakan Kabid P2HP Dinas Perkebunan Sumatera Selatan, Rudi Arpian, tercatat seluas 622 Ha, dimana usulan itu masih dalam proses Rekomendasi Teknis (Rekomtek). Lebih lanjut tutur Rudi, peremajaan sawit di Kab Muara Enim tercatat baru sekitar 39% dari total lahan Ex. Plasma PTPN VII yang harus diremajakan seluas 10.880 Ha, dimiliki oleh 5.440 Kepala Keluarga.

“Ini merupakan peluang emas bagi petani sawit rakyat di Kabupaten Muara Enim untuk segera meremajakan kebun kelapa sawitnya denga memanfaatkan Dana dukungan dari BPDP-KS sebanyak Rp. 30 juta/Ha,” kata Rudi lewat layanan WhatsApp kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Dengan demikian, maka tambah Rudi, untuk realisasi Program Peremajaan Sawit rakyat untuk Provinsi Sumatera Selatan mencapai 35.221 ha. (T2)

 

Sumber: Infosawit.com