Produk turunan sawit Refined, Bleached, and Deodorized (RBD) Palm Olein menjadi komoditas sawit dengan volume ekspor terbesar dari Sulawesi Barat sepanjang semester I 2026. Tiongkok dan Filipina tercatat sebagai dua negara tujuan utama pengiriman produk minyak sawit olahan tersebut.
Berdasarkan data Karantina Sulawesi Barat yang dikutip Sawit Setara, volume ekspor RBD Palm Olein pada Januari–Juni 2026 mencapai 124.798,504 ton melalui 30 kali pengiriman. Capaian itu menempatkan produk olahan pangan tersebut di atas komoditas sawit lain yang diekspor dari provinsi itu.
Kinerja tersebut memperlihatkan peran Sulawesi Barat dalam perdagangan produk sawit hilir. RBD Palm Olein merupakan fraksi minyak sawit olahan yang banyak digunakan dalam industri pangan dan minyak goreng.
Cangkang sawit turut mencatat ekspor besar
Selain RBD Palm Olein, cangkang sawit dari Sulawesi Barat juga mencatat volume ekspor sebesar 63.669,915 ton melalui enam kali pengiriman ke Jepang selama triwulan I hingga II 2026.
Komposisi ekspor tersebut menunjukkan bahwa perdagangan sawit Sulawesi Barat mencakup produk olahan pangan sekaligus hasil samping industri. Perkembangan pasar dan acuan komoditas dapat dilihat melalui data harga CPO GIMNI.
Data regional ini melengkapi gambaran hilirisasi sawit nasional dengan menunjukkan arus ekspor produk olahan dari daerah produsen menuju pasar Asia.
Sumber pantauan
Sawit Setara — RBD Palm Olein Dominasi Ekspor Sawit Sulawesi Barat pada Semester I 2026, 30 Juli 2026.