JAKARTA. Rencana pemerintah membentuk harga acuan sawit mendapat respon positif dari pengusaha.

Namun, Plt Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia Sahat Sinaga menyebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembentukannya.

“Soal Juni selesai bursa price sawit Indonesia itu sangat bagus, bukan berjalan begitu saja, yang perlu di situ adalah IT,” kata Sahat saat Konferensi Pers Gapki di Jakarta, Rabu (25/1).

Selain persiapan dari sisi teknologi, Sahat menekankan bahwa nantinya harga acuan sawit tak boleh ada pelibatan pengusaha lokal dalam kepengurusan.

Artinya pihak yang akan mengurusi bursa sawit nantinya diharapkan diisi oleh pihak independen.

“Nah tapi jangan pengurus ini anggota daripada pelaku usaha, jangan, supaya dia ada punya rasa independen. Itu yang penting,” imbuhnya

Jika nantinya bursa sawit bisa berjalan akan ada kepastian harga bagi pelaku usaha. Hal tersebut berbeda jika mengacu pada harga di luar negeri yang bergantung pada situasi luar.

“Misalnya contoh, ini demand tinggi tapi Bursa Rotterdam membuat harga rendah. Loh ini siapa yang diuntungkan? kita dirugikan kan, nah itu aja yang perlu dijaga,” jelasnya.

https://industri.kontan.co.id/news/soal-harga-acuan-sawit-pengusaha-sarankan-pemerintah-perhatikan-hal-ini