CNBC Indonesia melaporkan pernyataan Agrinas mengenai mandat sekitar 794.000 hektare lahan di Papua.
Dalam laporan itu, Agrinas menyebut sekitar 400.000 hektare atau 55% dari luasan tersebut direncanakan untuk kebun sawit.
Sumber yang sama menyebut sekitar 45% lainnya dikatakan akan dipertahankan untuk hutan, konservasi, masyarakat, dan kepentingan adat.
Keterangan tersebut masih ditempatkan sebagai rencana dan pernyataan perusahaan, bukan sebagai hasil akhir pemanfaatan lahan yang sudah terjadi.
Agrinas juga menyebut pemetaan masih diperlukan untuk menentukan kesesuaian lahan.
Karena pemetaan belum menentukan seluruh kesesuaian, artikel ini tidak menyajikan rencana sawit, konservasi, atau kepentingan masyarakat adat sebagai komitmen yang sudah terlaksana.
Informasi yang dapat dicatat dari sumber adalah adanya mandat lahan yang disebut Agrinas, pembagian rencana pemanfaatan secara garis besar, dan proses penentuan kesesuaian yang masih berjalan.
Sumber pantauan
- Agrinas Dapat 794 Ribu Ha Lahan di Papua, Setengahnya Jadi Kebun Sawit — CNBC Indonesia — https://www.cnbcindonesia.com/news/20261008131648-4-774401/agrinas-dapat-794-ribu-ha-lahan-di-papua-setengahnya-jadi-kebun-sawit/amp — 8 Oktober 2026