Palm Oil Today

Produk Turunan Sawit Dinilai Berpeluang Perluas Pasar Ekspor Nontradisional

14 Jul 2026

Produk Turunan Sawit Dinilai Berpeluang Perluas Pasar Ekspor Nontradisional

Produk turunan kelapa sawit Indonesia dinilai berpeluang memperluas pasar ekspor nontradisional seiring meningkatnya permintaan global terhadap bahan baku industri dan pakan ternak.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Eliza Mardian mengatakan pengiriman 14 ribu ton palm kernel expeller (PKE) atau bungkil inti sawit dari Lampung ke Selandia Baru menunjukkan kemampuan Indonesia memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari (SPS) negara maju yang memiliki standar biosekuriti ketat.

Eliza menyebut pengiriman tersebut mendukung diversifikasi pasar dan produk. Menurut dia, ekspor sawit Indonesia selama ini lebih banyak ditujukan ke India dan China, sementara peluang pasar masih terbuka di negara-negara dengan permintaan pakan berprotein tinggi untuk industri susu.

Meski demikian, daya saing produk turunan sawit tetap ditentukan oleh kemampuan memenuhi standar perdagangan internasional. Dalam konteks itu, pemenuhan SPS dan persyaratan biosekuriti menjadi bagian penting untuk masuk ke pasar negara maju.

Pantauan media monitoring GIMNI mencatat isu ini sebagai bagian dari perkembangan hilirisasi dan diversifikasi ekspor sawit, khususnya pada produk turunan yang digunakan untuk kebutuhan industri dan pakan ternak.

Sumber pantauan